KANKER PARU PARU

Diposting oleh Unknown on Selasa, 28 Mei 2013

Kanker Paru-paru

  Kanker paru-paru adalah salah satu jenis kanker yang ganas dan paling sering ditemui, sebagian besar kanker paru-paru berasal dari epitel bronkus, juga dikenal sebagai karsinoma bronkogenik. Gejala awal kanker paru-paru biasanya tidak terlalu jelas sehingga sering diabaikan dan ditunda pengobatannya.


Gejala kanker paru-paru pada laki-laki

  1.Batuk: adalah gejala kanker paru-paru awal yang paling sering ditemui, sekitar2/3 pasien mengalami gejala ini. Seperti halnya batuk kering atau batuk yang parah, batuk dengan frekuensi yang tinggi di waktu malam.

  2. Hemoptisis: ini adalah salah satu gejala awal kanker paru-paru yang diderita oleh laki-laki, pada pria yang merokok gejala ini terlihat jelas, sebagian besar gejalanya adalah dahak berdarah atau batuk berdarah, ada juga pasien yang bagian paru-paru terlihat berubah.

  3. Nyeri di dada: sekitar 30% penderita kanker paru-paru mengalami nyeri di dada, jika tumor berada di dekat selaput paru-paru, akan terasa nyeri yang sangat parah, nyeri pada pernafasan, batuk meningkat. Jika pembengkakan pada selaput paru-paru membesar akan mengakibatkan sakit yang berkelanjutan.

  4. Demam: panas yang rendah juga merupakan salah satu gejala awal kanker paru-paru, demam pada kanker paru-paru disebabkan oleh ukuran tumor yang besar yang menyumbat bronkial, saluran yang buruk yang disebabkan oleh kanker yang menyebabkan peradangan, pemberian antibiotik yang buruk, dan berulang, suhu umumnya di bawah 38 derajat celcius.

  5. Sesak di dada, Sesak nafas: sesak di dada, sesak nafas juga merupakan gejala kanker paru-paru awal yang diderita oleh laki-laki dan yang paling sering ditemui.

  Gejala kanker paru-paru pada wanita

  1. Batuk: kanker paru-paru yang sudah lama berada di jaringan paru-paru, biasanya menyebabkan iritasi saluran pernafasan dan batuk.

  2. Demam: seringkali setelah tumor menghambat lobus obstruktif bronkial, dengan berbagai tingkat, satu-satunya cara gejala awal yaitu demam, yang lebih parah yaitu demam yang tinggi, mungkin setelah pengobatan akan membaik, tapi tidak lama kemudian akan kambuh lagi.

  3. Nyeri di dada: nyeri di dada adalah gejala awal kanker paru-paru, akan terasa sangat nyeri, tempatnya tidak pasti, dan bernafas pun agak sesak. Jika sakit berlanjut maka kemungkinan kanker ada di selaput paru-paru.

  4. hemoptysis: peradangan yang disebabkan oleh tumor nekrosis, kerusakan kapiler dapat mengakibatkan sedikit pendarahan, yang sering bercampur dengan dahak, berselang atau terputus-putus. Banyak penderita kanker paru-paru yang disebabkan oleh hemoptisis.

 Baik laki-laki maupun perempuan yang telah mengalami gejala-gejala yang dicurigai kanker paru-paru, segera periksakan diri ke rumah sakit terdekat dan melakukan pengobatan.
SelengkapnyaKANKER PARU PARU

KANKER PANKREAS

Diposting oleh Unknown

Kanker Pankreas

  Gejala kanker pankreas pada setiap stadium selalu berbeda-beda, maka dari itu diharapkan untuk tidak meremehkan gejala apapun yang timbul, karena ketika gejala tersebut cukup jelas, ada kemungkinan bahwa pasien kanker pankreas telah berada pada stadium lanjut. Jadi, kita harus tanggap terhadap gejala-gejala kanker pankreas, ditemukan sedini mungkin, diobati sedini mungkin.


Gejala kanker pankreas stadium awal

  1.Sakit perut adalah salah satu gejala dari kanker pankreas stadium awal, sering dijumpai pada kanker bagian tubuh pankreas dan kanker ekor pankreas, terletak pada bagian atas rongga perut, seputar pusar atau perut bagian kanan atas, sakitnya melilit, pada saat duduk berbaring atau malam hari rasa sakit akan bertambah, bila duduk, berdiri dan badan miring ke depan atau berjalan rasa sakitnya bisa berkurang.

  2.Kurang lebih 90% dari jumlah pasien mengalami penurunan berat badan dengan cepat dan nyata.

  3.Pada suatu tahap tertentu dalam proses perkembangan penyakit akan dijumpai adanya penyakit kuning, pada umumnya sebagian besar penyakit kuning dijumpai pada kanker kepala pankreas dan muncul dimasa awal, tumor yang hanya terdapat pada tubuh dan ekor pankreas kebanyakan tidak dijumpai penyakit kuning. Penyakit kuning kebanyakan bersifat obstruktif, prosesnya bersifat semakin berat, disertai dengan gejala kulit gatal dan gejala lainnya.

  4.Sering terjadi lemas dan kehilangan nafsu makan, disertai dengan diare, sembelit, kembung, mual dan gejala gastrointestinal lainnya, sebagian pasien timbul gejala diare lemak dan kadar gula tinggi, kencing manis.

  Gejala kanker pankreas stadium medium dan lanjut

  1.Gejala saraf : Beberapa pasien mungkin mengalami kegalauan, depresi, insomnia, perubahan karakter dan berbagai gejala lainnya.

  2.Nyeri perut : Nyeri perut adalah gejala awal yang paling sering dijumpai pada kanker pankreas, letak yang tidak jelas, lingkup rasa sakit pada stadium medium dan lanjut lebih luas, dapat meluas hingga ke bagian atas dan tengah perut dan bagian kiri tulang rusuk, dapat menyebar punggung, dada dan belikat kanan。Rasa sakit perut yang kusam, rasa sakit tekanan berat, rasa sakit seperti gigitan dan lain sebagainya, dapat bertambah berat setelah makan.

  3.Penyakit kuning : Penyakit kuning pada kanker pankreas stadium medium dan lanjut, seringnya bersifat terus-menerus dan semakin berat, obstruksi total, tinja berwarna tanah liat, perubahan warna kekuningan pada kulit menjadi warna coklat atau perunggu, disertai rasa gatal.

  4.Badan kurus: Badan kurus dalam waktu yang relatif singkat, berat badan menurun secara signifikan, berkaitan dengan kekurangan cairan pankreas dan empedu, daya serap saluran pencernaan tidak baik, nafsu makan tidak bagus, insomnia, beban mental berat, efek langsung dari sel kanker dan sebagainya.

  5.Gejala saluran pencernaan : Meliputi nafsu makan kurang baik, gangguan pencernaan, mual dan muntah, diare, sembelit atau pendarahan gastrointestinal dan berbagai gejala lain yang sering bermunculan, namun tidak spesifik.

  6.Meradang : Setidaknya ada 10% pasien kanker stadium medium dan lanjut pada proses perkembangannya mengalami peradangan, gejala klinis berupa peradangan rendah, peradangan tinggi, intermitten fever atau pun peradangan tak teratur dan lainnya, kemungkinan berkaitan dengan sel kanker yang melepaskan pyrogen atau infeksi berkelanjutan pada saluran empedu.

  Di atas adalah beberapa gejala yang sering muncul pada kanker pankreas pada setiap stadium, ahli Rumah Sakit Modern Cancer Guangzhou mengingatkan, apabila dijumpai gejala yang sama dengan kanker pankreas, segera melakukan pemeriksaan dan pengobatan di rumah sakit reguler.
Gejala Kanker Pankreas


  Gejala kanker pankreas pada setiap stadium selalu berbeda-beda, maka dari itu diharapkan untuk tidak meremehkan gejala apapun yang timbul, karena ketika gejala tersebut cukup jelas, ada kemungkinan bahwa pasien kanker pankreas telah berada pada stadium lanjut. Jadi, kita harus tanggap terhadap gejala-gejala kanker pankreas, ditemukan sedini mungkin, diobati sedini mungkin.



  Gejala kanker pankreas stadium awal

  1.Sakit perut adalah salah satu gejala dari kanker pankreas stadium awal, sering dijumpai pada kanker bagian tubuh pankreas dan kanker ekor pankreas, terletak pada bagian atas rongga perut, seputar pusar atau perut bagian kanan atas, sakitnya melilit, pada saat duduk berbaring atau malam hari rasa sakit akan bertambah, bila duduk, berdiri dan badan miring ke depan atau berjalan rasa sakitnya bisa berkurang.

  2.Kurang lebih 90% dari jumlah pasien mengalami penurunan berat badan dengan cepat dan nyata.

  3.Pada suatu tahap tertentu dalam proses perkembangan penyakit akan dijumpai adanya penyakit kuning, pada umumnya sebagian besar penyakit kuning dijumpai pada kanker kepala pankreas dan muncul dimasa awal, tumor yang hanya terdapat pada tubuh dan ekor pankreas kebanyakan tidak dijumpai penyakit kuning. Penyakit kuning kebanyakan bersifat obstruktif, prosesnya bersifat semakin berat, disertai dengan gejala kulit gatal dan gejala lainnya.

  4.Sering terjadi lemas dan kehilangan nafsu makan, disertai dengan diare, sembelit, kembung, mual dan gejala gastrointestinal lainnya, sebagian pasien timbul gejala diare lemak dan kadar gula tinggi, kencing manis.
  Gejala kanker pankreas stadium medium dan lanjut

  1.Gejala saraf : Beberapa pasien mungkin mengalami kegalauan, depresi, insomnia, perubahan karakter dan berbagai gejala lainnya.

  2.Nyeri perut : Nyeri perut adalah gejala awal yang paling sering dijumpai pada kanker pankreas, letak yang tidak jelas, lingkup rasa sakit pada stadium medium dan lanjut lebih luas, dapat meluas hingga ke bagian atas dan tengah perut dan bagian kiri tulang rusuk, dapat menyebar punggung, dada dan belikat kanan。Rasa sakit perut yang kusam, rasa sakit tekanan berat, rasa sakit seperti gigitan dan lain sebagainya, dapat bertambah berat setelah makan.

  3.Penyakit kuning : Penyakit kuning pada kanker pankreas stadium medium dan lanjut, seringnya bersifat terus-menerus dan semakin berat, obstruksi total, tinja berwarna tanah liat, perubahan warna kekuningan pada kulit menjadi warna coklat atau perunggu, disertai rasa gatal.

  4.Badan kurus: Badan kurus dalam waktu yang relatif singkat, berat badan menurun secara signifikan, berkaitan dengan kekurangan cairan pankreas dan empedu, daya serap saluran pencernaan tidak baik, nafsu makan tidak bagus, insomnia, beban mental berat, efek langsung dari sel kanker dan sebagainya.

  5.Gejala saluran pencernaan : Meliputi nafsu makan kurang baik, gangguan pencernaan, mual dan muntah, diare, sembelit atau pendarahan gastrointestinal dan berbagai gejala lain yang sering bermunculan, namun tidak spesifik.

  6.Meradang : Setidaknya ada 10% pasien kanker stadium medium dan lanjut pada proses perkembangannya mengalami peradangan, gejala klinis berupa peradangan rendah, peradangan tinggi, intermitten fever atau pun peradangan tak teratur dan lainnya, kemungkinan berkaitan dengan sel kanker yang melepaskan pyrogen atau infeksi berkelanjutan pada saluran empedu.

  Di atas adalah beberapa gejala yang sering muncul pada kanker pankreas pada setiap stadium, apabila dijumpai gejala yang sama dengan kanker pankreas, segera melakukan pemeriksaan 
SelengkapnyaKANKER PANKREAS

KANKER OTAK

Diposting oleh Unknown on Senin, 27 Mei 2013

Gejala Kanker Otak

  Kanker otak, yang juga disebut dengan tumor intracranial, Termasuk parenkim otak pada kanker otak primer yang mengalami metastasis dari otak ke bagian lain tubuh dari kanker otak sekunder


Apa saja faktor penyebab kanker otak?

  1. gelombang radiasi yang dipancarkan oleh ponsel dan komputer yang dapat meningkatkan peranan dari sel kanker.

  2. penelitian telah menunjukkan bahwa terjadinya kanker otak berkaitan langsung dengan penggunaan obat – obatan pestisida, pelarut, pewarna dan formaldehida. Dan juga pada perempuan hamil, penggunaan alkohol atau pewarna rambut akan meningkatkan risiko anak-anak menderita neuroblastoma.

  3. trauma maupun benturan juga terbukti dapat merangsang kanker otak, jaringan parut meningeal dapat memicu terciptanya tumor, tumor traumatis terjadi terutama atas dasar dura dan cedera arachnoid. Selain itu, cedera otak traumatis yang sudah ada akan mempercepat pertumbuhan tumor otak.

  4. Radiasi : paparan radiasi adalah salah satu penyebab kanker otak.
  Apa saja gejala kanker yang paling umum ?

  1. sakit kepala : sakit kepala yang sering terasa pada pukul 04.00 – 05.00 pagi, sering terbangun karena rasa sakit, semakin lelap tidurnya semakin terasa sakitnya. Umumnya rasa sakit yang berkurang setelah bangun di pagi hari pukul 08.00 – 09.00.

  2. muntah banyak : berbeda dengan muntah yang disebabkan oleh penyakit-penyakit pencernaan. Pada pasien kanker otak, muntah sering diawali dengan rasa penuh atau begah pada perut, mual, sakit perut atau diare. Dan muntah yang disebabkanpun tidak berkaitan dengan makanan yang dimakan, lebih disebabkan oleh rasa sakit kepala yang berkepanjangan serta terjadi muntah yang dahsyat. Muntah yang seperti ini disebabkan dari saraf medula oblongata yang mengalami peningkatan tekanan intrakranial utama.

  Selain itu, penderita kanker otak juga umumnya mengalami kejang-kejang, exophthalmos (salah satu bola mata yang menonjol), tuli sebelah, hemiplegia (lumpuh tubuh sebelah), ucapan yang tidak jelas, kesulitan membuka kelopak mata, diplopia (penglihatan berbayang) atau kesulitan menelan makanan, vertigo, gerakan yang tidak sempurna merupakan gejala yang paling sering dijumpai pada penderita kanker otak.
SelengkapnyaKANKER OTAK

LEUKEMIA

Diposting oleh Unknown

Gejala Leukemia

  Banyak pasien leukemia stadium awal yang tidak merasakan gejala leukemia. Karena itu, banyak pasien yang kehilangan waktu berharga untuk melakukan pengobatan.

Gejala Leukemia Kronis

  Leukemia kronis, pada masa dini biasanya tidak menunjukan gejala-gejala. Biasanya diketahuinya pada waktu pasien melakukan pemeriksaan kesehatan atau sewaktu terlihatnya spenomegali (pembengkakan organ limpa).

  Dengan perkembangan penyakit, gejala-gejala seperti kelelahan, keringatan berlebihan, keringatan pada malam hari, rasa penuh setelah makan,penurunan berat badan drastis, metabolik hiperaktiviti, splenomegali menyebabkan tonjolan pada perut kiri atas mulai terlihat.

  Pada waktu pemeriksaan dapat ditemukan dari warna kulit, bibir pucat, yang paling menonjol adalah splenomegali (pembengkakan organ limpa), tulang abdomen terasa tertekan, adanya pendarahan dan adanya benjolan (biasanya tidak sakit) yang keluar dibagian mata dan kepala.

  Gejala leukemia akut

  1.Anemia: kelainan sumsum tulang hematopoietik, yang menyebabkan pengurangan produksi sel darah merah dan hemoglobin. Yang menyebabkan anaemia, setengah dari pasien biasanya mengalami anaemia berat.

  2.Demam: leukemia dapat menyebabkan demam. Pasien leukemia kekebalan tubuhnya berkurang, jadi sering terserang infeksi yang menyebabkan demam.

  3.Pendarahan: pada penderita leukemia, sering terjadi stasis vaskuler dan infiltrasi, trombositopenia, pembekuan darah, dan infeksi. Tubuh dan kulit pasien dapat terjadi pendarahan berlebihan, sporais, purpura, ekimosis atau epistaksis, gusi berdarah, pendarahan retia, penglihatan kabur, pendarahan intrakranial, koma dan bahkan kematian.

  4.Kegagalan saluran pencernaan: Pengobatan kemoterapi dan radioterapi dapat mempengaruhi fungsi pencernaan.

  5.Hiperurisemia: Pengobatan kemoterapi, radiasi dan adanya penerapan kortikosteroid dapat berdampak terhadap ginjal, menyebabkan meningkatnya level asam urat, pembentukan batu asam urat, oliguria, hiperurisemia, anuria.

  Gejala Leukemia pada anak-anak

  Gejala awal leukemia bagi anak-anak adalah kelesuan, pucat, kelelahan, nafsu makan yang buruk, mimisan atau gusi berdarah, nyeri tulang/sendi, demam, rematik, dll.

  1.Anaemia: munculnya gejala anemia yang semakin lama semakin parah. gejala seperti wajah pucat, lemah, dispnea saat beraktivitas dan takikardia.

  2.Demam: Pada waktu sakit, sering demam. Demamnya tidak menentu. Umumnya tidak menggigil. Demamnya tidak tinggi, antibiotic biasanya tidak efektif untuk menurunkan demamnya. Adanya infeksi sekunder (infeksi saluran pernafasan, saluran kemih, dll), biasanya demam tinggi.

  3.Pendarahan: Perdarahan disebabkan oleh infiltrasi sel-sel darah kanker, megakaryocytes sumsum tulang terhambat, produksi trombosit menurun; Gangguan fungsi hati, kurang fibrinogen, protrombin, dan faktor generasi V; Peningkatan permeabilitas kapiler. Umumnya pada kulit dan perdarahan selaput lendir, seperti purpura, ecchymosis, epistaksis, gusi berdarah, perdarahan gastrointestinal dan hematuria. Pendarahan Intrakranial, adalah satu alasan penting penyebab kematian.
SelengkapnyaLEUKEMIA

KANKER PAYUDARA

Diposting oleh Unknown

Gejala Kanker Payudara

  Kanker Payudara merupakan salah satu kanker yang paling sering ditemukan pada kaum wanita. Menurut statistic, tingkat insidennya menempati kanker di seluruh tubuh 7-10%, merupakan urutan kedua setelah kanker rahim. Insidennya sering dikaitkan dengan genetic dan usia diantara 40-60 tahun. Wanita yang sebelum dan setelah menopause memiliki prevalensi lebih tinggi.


Gejala Stadium Awal Kanker Payudara

  Secara umum tidak ada rasa sakit yang signifikan, kadang-kadang terasa nyeri atau sakit menusuk. Beberapa pasien kanker payudara stadium awal meskipun di bagian payudara jika diraba tidak menemukan benjolan yang jelas, tetapi sering timbul rasa tidak nyaman pada daerah tersebut.

  1.Payudara berubah bentuk : terlihat benjolan pada kulit, pada daerah tertentu kulitnya terlihat seperti kulit jeruk, bahkan edema, berubah warna, eksim, dan lain-lain.

  2.Tidak terasa sakit pada ipsilateral payudara, hanya tumbuh benjolan kecil, kebanyakan terletak di payudara kuadran luar atas.

  3.Retraksi pada bagian tengah puting susu. Kulit payudara sedikit mencekung (dari segi kedokteran dinamakan “penyakit lesung pipit”), erosi dan asimetris puting atau terjadi penebalan dan kekasaran pada kulit payudara, pori-pori membesar (dari segi kedokteran dinamakan “penyakit kulit jeruk”).

  4.Kelenjar getah bening aksila ipsilateral membesar dan keras. Pada stadium lanjut, teraba di supraklavikula ipsilateral aksila.

  5.Sebagian kecil mengalami keluarnya cairan berdarah , cairan seperti air.
  Gejala Stadium Awal Kanker Payudara Pada Wanita

  Kanker payudara merupakan salah satu kanker yang rentan diidap oleh kaum wanita. Tingkat insiden kanker payudara semakin hari semakin muda. Kanker payudara pada stadium awal sangat tinggi angka kesembuhannya jika melakukan pendeteksian dan pengobatan dini.

  Kanker payudara pada stadium awal, jika diraba, umumnya tidak menemukan adanya benjolan yang jelas pada payudara. Namun sering merasakan ketidaknyamanan pada daerah tersebut. Terutama bagi kaum wanita pasca menopause, ketika merasakan nyeri ringan pada bagian sisi payudara atau bahu terasa berat dan pegal bahkan rasa tidaknyaman menyebar ke sisi lengan atas, kemungkinan besar merupakan tanda-tanda kanker payudara stadium awal.

  Gejala Stadium Akhir Kanker Payudara Pada Pria

  Kanker payudara merupakan salah satu kanker yang paling sering ditemukan pada kaum wanita, sekitar 1-2% pasien kanker payudara adalah kaum pria. Meskipun jarang kaum pria yang mengidap kanker payudara, namun tetap harus diperhatikan untuk menghindari terjadinya kanker payudara.

  1.Benjolan yang tidak menimbulkan rasa sakit. Ini merupakan gejala pertama yang seringkali ditemukan oleh kaum pria. Benjolan umumnya terletak di bawah areola, tepatnya di pusat jaringan kelenjar payudara pria, pertumbuhan tumor relatif cepat, batas tumornya juga tidak jelas.

  2.Perubahan kulit pada bagian dada. Ada gejala adhesi di otot dada atau kulit pasien kanker payudara laki-laki.

  3.Kelainan pada puting susu. 20% pasien pria mengalami puting susunya masuk ke dalam dan keropeng.

  4.Nipple discharge. Nipple discharge lebih mungkin dialami oleh pasien kanker payudara laki-laki, namun tidak diperhatikan.

  5.Kelenjar getah bening. Banyak pasien kanker payudara laki-laki waktu diagnosa pertama kali dapat mendeteksi keberadaan kelenjar getah bening aksila.

Baik pria maupun wanita deteksi dini kelainan pada payudara dapat membantu menghindari terjadinya kanker payudara. Pendeteksian dan pengobatan dini tingkat efektifitasnya tinggi dan memperpanjang masa hidup.
SelengkapnyaKANKER PAYUDARA

Kanker Serviks

Diposting oleh Unknown

Gejala Kanker Serviks

  Kanker serviks adalah salah satu tumor ganas yang paling sering dijumpai pada wanita, juga satu-satunya penyakit kanker yang dapat ditemukan penyebabnya. Kanker serviks disebabkan oleh Human Papilloma Virus (HPV), virus ini dapat menyebar secara langsung dari kontak kulit, masa inkubasinya bisa lebih dari sepuluh tahun, oleh karena itu distadium awal tidak ada gejala apapun, kanker serviks dapat dicegah juga dapat dideteksi, dengan melakukan skrining kanker serviks secara rutin dapat dengan efektif menghindari menderita kanker serviks.

  
Gejala kanker serviks :

  1. Terkait dengan erosi serviks : Pada umumnya pasien kanker serviks banyak yang berkaitan dengan erosi serviks, erosi serviks parah adalah penyebab utama terjadinya canceration.

  2. Pendarahan kontak : pendarahan kontak adalah gejala kanker serviks yang paling menonjol, sekitar 70%-80% pasien kanker serviks ada timbul gejala pendarahan vagina. Kebanyakan terjadi setelah hubungan badan atau pada saat melakukan pemeriksaan ginekologi atau terlalu memaksa pada waktu buang air besar, ada darah segar bercampur dengan sekresi vagina (keputihan).

  3. Pendarahan tidak teratur pada vagina : Wanita usia lanjut yang telah menopause bertahun-tahun, tiba-tiba “menstruasi” lagi tanpa sebab. Jumlah pendarahan tidak banyak, juga tidak disertai dengan gejala sakit pada perut dan pinggang, sangat mudah diabaikan. Sering adanya pendarahan tidak teratur pada vagina ini adalah gejala dini kanker serviks, banyak pasien usia lanjut datang berobat karena gejala ini, harus segera mendapatkan diagnosa dini kanker serviks, melakukan pengobatan secara tepat waktu.

  4. Rasa sakit : Perut bagian bawah atau daerah lumbosakral sering terasa sakit, terkadang sakit timbul di perut bagian atas, paha atas dan persendian panggul, setiap saat masa menstruasi, waktu buang air besar atau hubungan badan, rasa sakit akan meningkat, terlebih pada saat infeksi meluas mengarah ke belakang sepanjang ligamen uterosakral atau menyebar sepanjang ligamen luas di bagian bawah, membentuk peradangan kronis jaringan ikat parametrium, pada saat ligamen utama serviks menebal, rasa sakit akan lebih berat. Setiap menyentuh serviks, secara langsung menimbulkan rasa sakit di iliaka fosa, lumbosakral, bahkan ada pasien kanker serviks yang timbul gejala mual.

  5. Peningkatan sekresi vagina (keputihan) : Dalam klinis sekitar 75%-85% pasien kanker serviks mengalami peningkatan sekresi vagina dengan berbagai tingkatan. Kebanyakan muncul peningkatan keputihan, belakangan kebanyakan terkait dengan perubahan bau dan warna. Kanker serviks dikarenakan rangsangan dari lesi kanker, fungsi sekretori dari kelenjar serviks meningkat, menimbulkan keputihan seperti lendir. Keputihan abnormal semacam ini, termasuk jumlah yang meningkat dan perubahan karakteristik, adalah gejala dini kanker serviks.

 Secara rutin melakukan skrining kanker serviks dapat membantu orang-orang menghindari kanker serviks, apabila dideteksi menderita kanker serviks harus segera datang ke rumah sakit untuk pemeriksaan.
SelengkapnyaKanker Serviks